News

Tim Hukum Paslon 01 Laporkan Beredarnya Kartu Bertanda Gambar Salah Satu Paslon Dibagi Bersamaan Dengan Formulir C Pemberitahuan KWK

JaringanNews, Tapsel – Tim hukum Pasangan calon nomor urut 1 H.Muhammad Yusuf Siregar dan Robby Agusman Harahap kembali membuat laporan kepada KPU Tapanuli Selatan,  KPU Provinsi Sumatera Utara dan Bawaslu Provinsi Sumatera Utara terkait adanya pembagian surat model C pemberitahuan KWK kepada pemilih  yang dilampirkan dengan kartu nama salah satu pasangan calon kepala daerah kepada masyarakat.

“Secara resmi sudah kami laporkan melalui surat elektronik resmi kepada KPU dan Bawaslu Kabupaten dan Provinsi Sumatera Utara, terkait temuan adanya pembagian surat pemberitahuan model C pemberitahuan KWK yang dibagi-bagikan kepada pemilih yaitu masyarakat dengan kartu nama pasangan calon nomor urut 2  dilapangan. “Kata Ranto Sibarani SH, tim hukum Paslon nomor 1 , kepada Wartawan, Minggu , (06/12) .

Ranto menyebutkan, sangat menyayangkan kejadian tersebut, karenw berdasarkan  temuan tim dilapangan peristiwa pembagian surat model C pemberitahuan KWK pemilih tersebut dibagikan bersamaan dengan kartu nama pasangan calon Bupati dan wakil Bupati nomor urutnya 2 Doly Pasaribu dan Rasyid Donggoran.

“Kita sangat sayangkan peristiwa yang terjadi Dusun Tanjung Baru, Desa Huta Baru , Kecamatan Aek Bila, dimana dalam pembagian itu terdapat lambang-lambang atau gambar salah satu pasangan calon yang sedang ikut Pilkada Tapsel. Hal itu jelas tidak boleh dan melanggar netralitas penyelenggara pemilu.  Dalam hal ini kita curiga kepada KPPS yang diduga sudah terkontaminasi ikut memenangkan salah satu paslon . “Ungkapnya.

Masih Ranto menjelaskan, diduga tidak hanya kartu nama saja dibagikan namun
pihaknya juga mencurigai kegiatan tersebut  ikut melakukan transaksi dan itu akan kita perdalam nantinya.

“Temuan tim kita dilapangan bukti-bukti yang ditemukan  adalah kartu nama yang dibagikan dengan surat pemberitahuan model C KWK sebanyak 6 lembar, “urainya.

Untuk itu, selaku tim hukum pasangan calon nomor 1 Muhammad Yusuf Siregar dan Robby Agusman Harahap meminta kepada Bawaslu Tapanuli Selatan, Bawaslu Provinsi,  KPU Provinsi Provinsi dan KPU Tapanuli Selatan dengan tegas memberikan sanksi kepada oknum-oknum penyelenggara pemilu yang diduga ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami minta kepada penyelengara pemilu agar segera menindaklanjuti temuan kami ini. Segera turun kelapangan dan periksa orang orang yang terlibat . Jika terbukti ada keterlibatan oknum penyelenggara segera pecat dan akan ada sangsi hukum kepada mereka. “Tegasnya.

Menjelang pemilihan kepala daerah 09 Desember 2020. Pihaknya meminta kepada seluruh pihak termasuk penyelenggara pemilu dilapangan agar bersikap netral. Agar penyelenggara pemilu serentak 2020 dapat berjalan  dengan sukses, aman dan damai .

“Kami juga sudah melakukan kordinasi dengan KPU dan Bawaslu Republik Indonesia. Untuk itu Sentra Gakumdu Tapsel harus mendalami laporan kami tersebut karena hal ini bisa saja terjadi di seluruh TPS di Kabupaten Tapsel Selatan.

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Baru update

To Top