MEDAN – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmen dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Pelatihan Desain Grafis dan Dukungan Peralatan untuk Pemberdayaan Masyarakat Marginal Kota Medan bekerja sama dengan PKBM Anak Sumatera.
Program ini menyasar pemuda dan pemudi usia produktif dari keluarga kurang mampu yang belum bekerja maupun tidak sedang menempuh pendidikan formal. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali keterampilan desain grafis, pemanfaatan teknologi digital, serta pendampingan kewirausahaan agar mampu meningkatkan daya saing di dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PLN UID Sumatera Utara menyalurkan bantuan berupa 25 unit komputer All-in-One, 1 unit proyektor, modul pembelajaran, dukungan operasional pelatihan, dan pendampingan usaha pascapelatihan.
Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (15/6) dan turut dihadiri Ketua PKBM Anak Sumatera, Togar Sirait; Manager Aset Properti dan Umum PLN UID Sumatera Utara, Surya Sahputra Sitepu; serta Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Pemerintah Kota Medan, Ismail.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan bangsa di era transformasi digital. Menurutnya, akses terhadap keterampilan digital saat ini menjadi kebutuhan mendasar agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
“Transformasi digital membuka banyak peluang baru dalam dunia usaha dan ketenagakerjaan. Karena itu, peningkatan kompetensi digital menjadi investasi penting bagi masa depan generasi muda. Melalui program ini, PLN ingin memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata, termasuk oleh masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pelatihan keterampilan,” ujar Mundhakir.
Ia menambahkan, program pemberdayaan ini sejalan dengan komitmen PLN untuk tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga menjadi katalisator pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Energi yang kami hadirkan tidak hanya berupa listrik, tetapi juga energi untuk tumbuh, belajar, dan berkarya. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri, membangun kemandirian ekonomi, serta menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang terus berkembang,” tambahnya.
Ketua PKBM Anak Sumatera, Togar Sirait, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN yang dinilai memberikan manfaat besar bagi pengembangan kapasitas lembaga pendidikan masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan keterampilan bagi generasi muda.
“Dukungan PLN melalui program ini sangat berarti bagi kami. Selain memperkuat sarana pembelajaran, program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” ungkap Togar.
Melalui program tersebut, PLN berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi digital masyarakat, memperluas akses pendidikan keterampilan, menekan angka pengangguran, serta mendorong lahirnya pelaku usaha kreatif baru yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Program ini juga sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Berkurangnya Kesenjangan.


