Medan

OTT Walikota Medan: Pendiri Perkumpulan14 Mengajak Masyarakat Tolak Politik Uang.

Jaringannews.com , Medan – Pendiri Perkumpulan Demokrasi14 HM Nezar Djouly ST menyebutkan, kembali terjeratnya Kepala Daerah yaitu Walikota Medan oleh KPK harus disikapi dengan bijak oleh seluruh lapisan masyarakat. Karenanya Tolak Mony Politik atau Politik Uang pada Pilkada 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Politisi sekaligus mantan anggota DPRD Sumatera Utara 2014-2019 HM Nezar Djoly mengatakan, saatnya masyarakat harus berubah. Banyak pengalaman buruk selama ini yang sudah terjadi di Republik ini dengan contoh Kepala Daerah yang tertangkap oleh aparat penegak hukum seperti yang baru terjadi di Kota Medan.

Ia melihat bahwa untuk menjadi pimpinan daerah membutuhkan Cost Politik yang sangat besar, sehingga membuat Kepala Daerah terjebak akan situasional dan transaksional dalam upaya mengembalikan Cost – Cost Politik yg sangat besar pada mulanya.

“Sehingga dengan demikian tuntutan atas apa yang telah di keluarkan sangat besar untuk dapat menyalahgunakan kewenangannya dalam menjalankan pemerintahan saat duduk menjadi Kepala Daerah. “Ungkap Nezar.

Lanjut Nezar mengatakan, hari ini merupakan cerminan Demokrasi yang rentan transaksional dan diduga cenderung kaum kapitalisme serta kaum borjuis saja yang dapat memetik keuntungan atas proses demokrasi.

“Maka dari itu ayo kita semua khususnya masyarakat Kota Medan agar berbenah diri dari seluruh proses transaksional yang selama ini terjadi.  “Say No To Money Politik agar menciptakan pemerintahan yang sesuai dengan apa yang di inginkan rakyat yaitu, bersih dan terbebas dari tuntutan kaum kapitalis dan borjuis yang berusaha merusak tatanan pemerintahan kita, “tutup Nezar, Bakal Calon Wakil Walikota Medan 2020.
(Gb/Jn)

pasang iklan disini
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Baru update

To Top