MEDAN – Ledakan dahsyat terjadi di salah satu rumah mewah berlantai 2 yang berada di Kompleks Grand Polonia, Jalan Perhubungan Udara, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7/2026) sore.
Akibat ledakan tersebut, rumah itu runtuh dan porak-poranda. Tiga orang yang berada di dalam rumah dikabarkan meninggal dunia, dan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka. Penyebab ledakan hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Suara Ledakan Mengejutkan Warga
Video amatir memperlihatkan bangunan depan rumah yang mengalami ledakan terlihat runtuh dan porak-poranda. Sejumlah warga kompleks yang mengetahui ledakan tersebut pun panik dan berhamburan keluar rumah.
Tak hanya rumah tersebut, sejumlah bangunan rumah warga lainnya di kompleks juga mengalami pecah kaca hingga rusak. Dalam video juga terlihat serpihan bangunan rumah menimpa satu unit mobil yang terparkir di sekitar rumah.
Pasca kejadian, petugas pemadam kebakaran dan petugas kepolisian dari Polrestabes Medan bersama Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Utara berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Tiga Korban Diduga Tertimbun Reruntuhan
Ali, salah seorang pekerja bangunan di Kompleks Grand Polonia, mengatakan peristiwa ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
“Saat itu saya sedang bekerja tidak jauh dari lokasi rumah yang mengalami ledakan. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dahsyat dari rumah berlantai 2 tersebut,” kata Ali, Selasa (28/7/2026).
Mendengar ledakan, ia bersama beberapa pekerja keluar dan melihat bangunan rumah sudah runtuh dan porak-poranda.
“Akibat ledakan tersebut tiga orang yang terdiri dari pemilik rumah dan juga pembantu dikabarkan meninggal dunia, tertimbun bangunan rumah yang runtuh,” ungkap Ali.
Polisi Lakukan Olah TKP
Selain tiga orang yang dikabarkan meninggal dunia, sejumlah warga lainnya juga mengalami luka-luka akibat terkena serpihan bangunan rumah yang runtuh akibat ledakan.
Kini petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan berusaha untuk mengevakuasi korban meninggal dunia yang tertimbun reruntuhan bangunan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
