MEDAN – Seluruh korban yang tertimbun reruntuhan bangunan akibat ledakan hebat di Kompleks Grand Polonia, Jalan Perhubungan Udara, Medan, telah berhasil ditemukan tim gabungan.
Dengan ditemukannya korban terakhir ini, proses pencarian dan evakuasi korban di lokasi secara resmi telah selesai. Namun pihak kepolisian akan kembali melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya ledakan.
Korban Terakhir Ditemukan di Lantai 2
Tim gabungan dari Kantor SAR Medan bersama Polrestabes Medan dan Dinas Damkar Kota Medan akhirnya berhasil menemukan korban terakhir yang tertimbun reruntuhan bangunan pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Korban terakhir ditemukan berada di lantai dua bangunan dengan posisi sedang berada di atas kasur. Korban langsung dievakuasi menggunakan crane karena kondisi material yang masih labil dan akses yang sangat sempit.
“Setelah berhasil diangkat, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Columbia Medan untuk dilakukan proses identifikasi,” kata salah satu petugas di lokasi.
Dengan ditemukannya korban terakhir ini, maka total seluruh korban yang tertimbun akibat ledakan telah ditemukan semua oleh tim gabungan.
Polisi Sterilkan Lokasi dan Selidiki Penyebab
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijin Simanjuntak mengatakan, pada saat kejadian pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi.
“Setelah selesai mengevakuasi para korban, pihaknya akan mengumpulkan sejumlah barang bukti lainnya,” ujar Kombes Jean, Selasa (28/7/2026).
Selanjutnya, pihak kepolisian akan mensterilkan lokasi dan memulai melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan maut ini.
Saat ini, tim dari kepolisian bersama dengan PT Pertamina Gas Negara (PGN) juga telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jaringan pipa gas bawah tanah yang diduga menjadi penyebab awal ledakan.
