Medan

Sempat Kabur Bawa 50 Juta, Ajudan Walikota Medan Akhirnya Menyerahkan Diri

Jaringannews.com, medan – Dalam penggeledahan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK di Kantor Walikota Medan, petugas juga membawa seorang pria yang diketahui berinisial AND dalam penggeledahan yang berlangsung Jumat (18/10) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam penggeledahan yang dilakukan oleh beberapa petugas dari tim penyidik KPK, terlihat AND yang mengenakan pakaian kaos berkerah biru dongker dengan menggunakan topi hitam tampak digiring petugas KPK ke ruangan yang berada di lantai II.

AND sendiri merupakan ajudan dari Walikota Medan Dzulmi Eldin. Dimana, Eldin sebelumnya sudah ditetapkan tersangka oleh KPK atas kasus dugaan suap proyek.

Dalam kasus ini, AND diketahui sebagai yang mengambil uang tunai 50 juta di rumah Isa Anshari. Namun, saat hendak diamankan tim tidak berhasil mengamankan AND, dia kabur setelah berusaha menabrak tim yang bertugas di lapangan. Sementara itu, Isa Ansyari sendiri yang merupakan Kepala Dinas PU Medan dan juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Sekitar pukul 11.30 WIB tadi, petugas KPK keluar dari ruangan yang berada di lantai II dengan membawa AND. AND yang hanya tertunduk saat menuruni anak tangga tidak mau berbicara sedikit pun saat ditanyai oleh para awak media.

Setibanya di bawah tepatnya di lobi Kantor Walikota Medan, AND langsung dibawa petugas denga menggunakan mobil warna hitam dan kemudian meninggal Kantor Walikota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis. (Gb/jn)

pasang iklan disini
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Baru update

To Top