News

Nezar Djoeli : Serapan Anggaran Minim, Gubernur Sumut Harus Bersikap Tegas Kepada TAPD Dan OPD

Jaringannews.com, Medan – Pendiri PERKUMPULAN EMPAT BELAS sekaligus Politikus Nezar Djoeli ST menyebutkan minimnya serapan anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dikarenakan ketidak pedulian Organisasi Perangkat Daerah atas visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menciptakan Sumut bermartabat

Nezar mengatakan, kinerja semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara harus lebih maksimal dalam rangka mencapai cita-cita Provinsi Sumatera Utara yang bermartabat dengan melakukan percepatan pembangunan ataupun pelaksanaan nya dengan skala prioritas yang besar.

Secara kritis Nezar mengatakan, Ketua dan Sekretaris TAPD seharusnya tanggap akan situasi minimnya serapan anggaran yang hari jni menjadi perhatian publik di Sumatera Utara. Karena sebagai orang-orang yang dipercaya Gubernur TAPD merupakan  motor penggerak bagi pembangunan Sumatera Utara.

Selain itu, batas pencairan kegiatan disetiap tahun anggaran itu selalu berada di minggu ketiga akhir tahun (Desember) banyak dijadikan alasan bagi masing-masing OPD atas rendahnya serapan anggaran tersebut.

“Padahal Pemerintah Sumut bisa belajar dari serapan anggaran ditahun sebelumnya. Ditriwulan keempat ini atas progres yang tercipta pada anggaran sebelum nya khususnya persentasi yang dicapai masing-masing OPD ditahun sebelumnya. Dan ini bisa dijadikan acuan atas target serapan di APBD 2019.  Apakah dibawah target tahun – tahun sebelumnya atau sudah melewati . Namun kenyataannya hari ini masih berada diposisi sebelumnya. “Kata Nezar Djoeli saat ditemui di ruang kerja PD EMPATBELAS dijalan Armada Medan. Selasa, (29/10).

Untuk itu, lanjut Nezar meminta kepada Gubernur Sumatera Utara harus bersikap tegas kepada TAPD dan seluruh OPD atas kinerja mereka.

“Misalnya dengan membuat Peraturan Gubernur (Pergub) atas capaian masing-masing triwulan di tiap – tiap OPD sehingga ada Reward dan Punishmen terhadap OPD. Bagi yang melaksanakannya tidak sesuai dengan Pergub maka tunjungan kinerja OPD akan dikurangi sesuai pencapaian kinerjanya. Dan itu sah sesuai dengan yang diisyaratkan dalam Undang – Undang. “Ungkap Nezar.

Nezar juga menambahkan TAPD sendiri harus segera mengumpulkan semua OPD dalam melaksanakan visi dan misi Gubernur Sumut antara lain, dengan membedah anggaran yang ada di masing-masing OPD untuk disesuaikan dengan Rencana Kerja yang sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut sesuai dengan Nawacita Presiden Jokowidodo. Sehingga semua OPD akan terpacu secara otomatis untuk mewujudkan Sumatera Utara Bermartabat.

“Dengan kondisi saat ini  yang masih mencapai 58,94 persen kita berharap dalam waktu kurun dua bulan kedepan harus dapat dimaksimalkan mencapai target mendekati 100. Sehingga anggapan kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tidak buruk dimata dimasyarakat. “Tutup Nezar Djoeli mantan anggota DPRD Sumut 2014-2019 yang juga Bakal Calon Wakil Walikota Medan.

pasang iklan disini
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Baru update

To Top