News

Minim Fasilitas Pemkab Tapsel Dan Perusahaan Besar di Tapsel Dinilai Tidak Perduli Terhadap Pandemi Covid 19

JaringanNews, Medan – Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Selatan dan perusahaan perusahaan besar di Tapsel
dinilai kebal terhadap situasi dan cenderung tidak perduli terhadap pandemi Covid 19 yang saat ini tengah melanda negara kita.

Hal Ini terlihat jelas terhadap ketidak perduliannya Pemkab Tapsel terhadap minimnya fasilitas Rumah Sakit untuk penanganan  Covid 19 baik di Rumah Sakit pemerintah maupun swasta di daerah tersebut.

“Perusahaan – perusahan besar yang berada di sekitar Tapsel seperti nya cenderung hanya mau mengeruk kekayaan alam  yang ada di Tapanuli Selatan saja. Namun sangat di sayangkan aksi Pemerintah Tapsel untuk menegur perusahaan tambang seperti PT.Agincourt Resource yang seharusnya membantu  menyalurkan pembiayaan Rumah Sakit untuk melengkapi fasilitas kesehatan seakan tidak perduli. “Kata anggota Komisi C DPRD Sumut, dr.Tuahman Fransiskus Purba. Rabu (25/11).

Tuahman Purba yang juga Ketua fraksi Nasdem ini menyebutkan, dana CSR yang seharusnya dapat membantu pemerintah dan masyarakat tersebut diduga  telah terjadi praktek kongkalikong atas kegiatan pembangunan Menara Pandang Kebun Raya Sipirok yang sampai hari ini dinilai tidak ada urgensinya sama sekali.

Angka penyebaran Covid 19 masih tinggi di Indonesia dan bisa saja terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan, akibat  minimnya pendataan yang di lakukan oleh Pemerintahan Tapsel dengan  Rumah Sakit karena berbagai keterbatasan alat-alat medis, serta sosialisasi kepada masyarakat terkait Protokoler Kesehatan.

“Sebagai anggota DPRD Sumut saya sangat menyesalkan Bupati dan jajarannya yang sangat tidak peduli terhadap kesehatan masyarakat Tapsel serta PT. Agincourt Resource  yang terkesan tidak perduli terhadap masyarakat sekitar. Padahal disaat pandemi sekarang ini jika penggunaan dana CSR itu tepat sasaran seperti bantuan langsung, sangat membantu sekali bagi masyarakat . “Ucapnya.

pasang iklan disini
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Baru update

To Top