Keren! Kejari Madina Edukasi Hukum Sejak Dini Lewat Program Jaksa Cilik & Jaksa Masuk Sekolah di Moment Hari Anak Sedunia

Madina – Memperingati Hari Anak Sedunia 2025, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Madina) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan anak lewat rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Jaksa Cilik dan Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Program ini dirancang untuk membentuk kesadaran hukum sejak dini sekaligus mendekatkan institusi Kejaksaan dengan generasi muda.

Plt Kepala Kejaksaan Negeri Madina, Yos Tarigan, S.H., M.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa momentum Hari Anak Sedunia menjadi titik penting bagi Kejaksaan untuk hadir lebih dekat dengan anak-anak sebagai penerus bangsa.

Bacaan Lainnya

“Momentum ini sangat tepat. Kegiatan yang kami lakukan bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata peran Kejaksaan dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi dan terlindungi,” ujar Yos.

Kegiatan dipersiapkan melalui bidang Intelijen. Kasi Intelijen Jufri Banjarnahor, S.H., M.H., memimpin koordinasi dengan sekolah serta penyusunan materi sosialisasi yang menyesuaikan karakter dan kebutuhan anak-anak.

Mengusung tema global UNICEF 2025, “My Day, My Rights” (Hariku, Hakku), Kejaksaan Negeri Madina meluncurkan dua agenda utama:

1. Satu Hari Menjadi Jaksa Cilik

Sebanyak 10 pelajar terpilih dari SMAN 2 Plus Panyabungan akan merasakan langsung bagaimana menjalankan peran seorang jaksamulai dari memahami tugas, fungsi, hingga proses penegakan hukum di Kejaksaan.

2. Jaksa Masuk Sekolah (JMS)

Program literasi hukum yang akan digelar di SMPN 1 Panyabungan, menghadirkan para jaksa untuk memberikan penyuluhan seputar hak anak, isu hukum yang relevan, serta pencegahan perilaku berisiko di kalangan pelajar.

Yos Tarigan menegaskan bahwa Kejaksaan tidak hanya fokus menindak pelanggaran hukum, tetapi turut mengambil peran dalam mendorong masyarakat memahami pentingnya perlindungan anak—baik sebagai korban, saksi, maupun pelaku yang berhadapan dengan hukum.

“Semua kegiatan ini kami lakukan demi mewujudkan generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Yos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *