Daerah

Ini Jawaban Kepsek SMAN 1 Lima Puluh Soal Dugaan Oknum Pegawai  Mesum di Lingkungan Sekolah.

JaringanNews,Batu Bara – Kepala  SMA Negeri 1 Lima Puluh Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, menanggapi soal dugaan perbuatan tidak senonoh yang dilakukan seorang oknum ASN bersama  pegawai honor di lingkungan sekolah, pada Sabtu 10 April 2021 lalu, dan sempat  diperbincangkan hangat ditengah masyarakat dan pegawai dilingkungan sekolah.

Menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Suaibatul Aslamiah kepada wartawan (02/8/21), menjelaskan, bahwa terkait isu miring adanya oknum pegawai nya yang melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut sudah diselesaikan beberapa bulan yang lalu oleh internal pihak sekolah.

“Secara internal sudah kita selesaikan, itu pun kita belum mengerti kebenarannya seperti apa.
Sepanjang yang saya lihat kedua duanya nya bekerja dengan baik.
Jadi takutnya kalau kita bilang benar jatuh nya fitnah. Saya sebagai atasan sudah mengumpulkan orang sudah kita ambil kebijakannya bahkan sudah disumpah dan mereka tidak mengakui perbuatan itu. “Kata Suaibatul Aslamiah, kepada wartwan.

Soal dugaan adanya pemberhentian sepihak yang dilakukan pihak sekolah kepada oknum honor tersebut, pihak sekolah menepis hal itu dan menyebutkan tidak ada pemberhentian.

“Saya tidak pernah memberhentikan pegawai saya dan bisa ditanyakan dengan ketiga wakil saya sebagai saksi.  Semua juga tidak ada dan pada saat itu kebetulan honor tersebut dalam kondisi  hamil besar, jadi saya sarankan cuti dan saya bayar gajinya. “Ungkapnya.

Khusus untuk oknum ASN yang dimaksud, Lanjut Suaibatul Aslamiah mengatakan, bahwa yang bersangkutan memang di untuk pindah.

“Tapikan mengurus pindah tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Sampai saat ini kalau pindah mungkin harus pindah ke Medan karena dia dari kota Medan. “Terangnya.

Lelaki yang sebelumnya bertugas di Lubuk Pakam Kabupaten Deliserdang ini menyebutkan, sekolahkan merupakan tempat aktivitas belajar mengajar dan orang-orang berpendidikan. Sehingga
Segala bentuk persoalan jika memang bisa selesaikan didalam kenapa mesti keluar sekolah.

Kalau masalah ini sampai keluar, berarti memang ada orang yang sengaja mengeluarkan ini. Lagian saya juga bertugas di Kabupaten Batubara ini baru satu tahun setengah. “Ucapnya. (Helmi).

pasang iklan disini
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Baru update

To Top