Jaringan News

Rayakan HLN ke-80, PLN Hadirkan Cahaya Harapan bagi Keluarga di Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah – Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) melalui program Light Up The Dream (LUTD) kembali menyalakan harapan bagi masyarakat prasejahtera. Kali ini, cahaya kebahagiaan hadir di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, di mana sejumlah keluarga kurang mampu untuk pertama kalinya menikmati listrik di rumah mereka.

Acara dihadiri Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha Putra, GM PLN UID Sumut Ahmad Syauki, GM UIP3B Sumatera Amirrudin, EVP Transmisi Sumatera dan Jawa Tejo Wihardiyono, serta Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan unsur Forkopimda. Turut hadir pengurus PIKK PLN yang menyerahkanbantuan simbolis kepada warga.

Salah satu penerima manfaat, Marluga, mengaku bahagia karena kini anak-anaknya bisa belajar di malam hari.

“Selama ini kami hanya pakai lampu minyak. Sekarang rumah terang, hidup pun terasa berubah,” ujarnya haru.

Edwin Nugraha menjelaskan, program LUTD merupakan wujud kepedulian pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian pendapatannya — bukan dana perusahaan.

Donasi ini digunakan untuk sambungan listrik gratis, bantuan sembako, dan dukungan bagi usaha kecil.

Program ini digelar rutin setiap tiga bulan dan telah membantu lebih dari 2.300 keluarga secara nasional, termasuk 31 keluarga di Sumut.

“Harapannya, listrik ini bukan sekadar cahaya, tapi energi yang mendorong pendidikan dan ekonomi warga,” ujarnya.

Sementara itu, GM PLN UID Sumut Ahmad Syauki mengapresiasi sinergi antara PLN, pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

“Energi bukan hanya mengalir lewat kabel, tapi juga lewat semangat gotong royong. Terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini, sehingga berjalan dengan baik. Semoga sinergitas ini berlanjut demi terwujudnya sumut terang, berdaya dan berkeadilan,”katanya.

Dalam momentum HLN ke-80, PLN UID Sumut menyalurkan sambungan listrik gratis bagi 164 rumah tangga prasejahtera di berbagai wilayah Sumatera Utara sebagai bentuk komitmen pemerataan energi dan kepedulian sosial.

Bupati Masinton Pasaribu menegaskan, listrik dari PLN tak hanya menerangi rumah, tapi juga masa depan warga.

Exit mobile version