Pesan Tegas H. Jafaruddin Harahap Pasca Muktamar Kader Harus Satu Barisan, Jangan Terkoyak Ego Pribadi

Medan – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara, H. Jafaruddin Harahap menegaskan pentingnya menjaga persatuan, loyalitas, dan soliditas kader pasca perhelatan Muktamar. Ia mengingatkan seluruh jajaran partai, dari tingkat wilayah hingga ranting, agar tidak larut dalam perbedaan pasca dinamika politik internal, melainkan bersatu memperkuat konsolidasi menuju kebangkitan PPP.

“Pasca Muktamar ini, tidak ada lagi faksi-faksi. Yang ada hanyalah satu rumah besar — rumah hijau tempat kita semua bernaung. Mari kita jaga persatuan, karena kekuatan PPP ada pada soliditas dan keikhlasan kadernya,” tegas Jafaruddin dalam keterangan persnya, Senin (13/10/2025).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, PPP Sumut saat ini membutuhkan energi positif dan kerja nyata, bukan lagi adu pengaruh antar kelompok. Ia menekankan bahwa agenda besar partai ke depan adalah merekonstruksi kepercayaan publik, terutama di kalangan umat dan generasi muda, melalui kerja konkret di tengah masyarakat.

“Kader jangan sibuk dengan perdebatan internal. Fokuslah turun ke bawah, dengarkan aspirasi umat, perkuat basis, dan tunjukkan bahwa PPP adalah partai yang membawa keberkahan dan solusi,” ujar mantan anggota DPRD Sumut itu.

Jafaruddin juga menilai, pemerintahan Prabowo–Gibran yang kini memasuki tahun pertama menunjukkan arah yang stabil, terutama dalam reformasi birokrasi dan penguatan lembaga hukum. PPP, kata dia, siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

“PPP akan tetap berada di jalur perjuangan politik yang konstruktif. Kita mendukung kebijakan yang pro-rakyat, tapi juga kritis jika ada penyimpangan dari amanah konstitusi,” tegasnya.

Menutup arahannya, Jafaruddin mengingatkan agar seluruh kader menghormati hasil Muktamar, menjaga nama baik partai, dan memperkuat barisan menghadapi agenda politik ke depan, termasuk persiapan Pemilu 2029.

“Jangan ada lagi suara sumbang. Saatnya kita rapatkan barisan. Umat menunggu peran nyata PPP. Jangan biarkan perbedaan menggerus kekuatan kita,” pungkasnya dengan nada tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *