DELISERDANG — Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan Anggota DPRD Deliserdang dari Partai NasDem, H. Jasa Wardani Ginting, yang turun langsung membantu warga korban banjir di sejumlah titik wilayah Sunggal.
H. Jasa Wardani Ginting menyalurkan ratusan bungkus nasi, paket sembako, serta menerjunkan tim untuk membantu pencarian korban dan pendataan kebutuhan darurat warga. Adapun lokasi yang disambangi yakni Desa Lalang, Desa Paya Geli, Dusun 7, Dusun 3, dan beberapa wilayah terdampak lainnya.
Kedatangan Jasa Wardani Ginting ke lokasi disambut haru masyarakat. Sejumlah warga tampak menangis saat menerima bantuan yang dibawa langsung oleh legislator NasDem tersebut.
Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Jasa Wardani Ginting, yang sudah peduli dengan kondisi kami di sini,” ujar seorang ibu sambil memeluk sosok anggota DPRD itu.
Ia mengungkapkan, sejauh ini belum ada bantuan lain yang mereka terima selain dari Jasa Wardani Ginting.
“Kami belum menerima bantuan dari pemerintah. Bapak Jasa Wardani orang pertama yang datang membawa bantuan langsung ke kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” ungkap Mira, warga Desa Lalang.
Ucapan serupa juga datang dari warga Sunggal Kanan. Kepala Dusun setempat menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan tindakan cepat Jasa Wardani.
Tidak berharap banyak, tapi apa yang dilakukan beliau sangat menyentuh hati masyarakat. Terima kasih atas tim pencarian yang sudah diturunkan. Bapak Jasa Wardani melekat di hati warga,” ujarnya.
Setelah menuntaskan penyaluran tahap pertama, tim kembali bergerak ke Dusun 7 untuk membagikan sembako tambahan kepada warga yang masih mengungsi.
Di sela-sela kegiatan, H. Jasa Wardani Ginting mengajak masyarakat tetap tabah menghadapi musibah ini serta menjaga kebersamaan.
“Saya dan Partai NasDem akan terus berada di barisan terdepan membantu warga. Mari kita saling menguatkan, saling membantu, dan tetap menjaga kesehatan. Semoga kondisi segera pulih seperti sebelumnya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa solidaritas dan gotong royong adalah kunci dalam pemulihan pasca-bencana, terutama ketika banyak warga masih dalam kondisi sulit.
