NIAS SELATAN – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Dr. Dikky Anugerah, S.Sos, M.SP, secara resmi melantik jajaran pengurus baru Gerakan Pramuka Kabupaten Nias Selatan Masa Bakti 2025-2030, Sabtu (24/1). Acara ini menjadi momentum penting dalam penguatan karakter generasi muda di Kabupaten Nias Selatan.
Prosesi diawali dengan pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) oleh Ka Kwardasu. Dalam sesi ini, Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, resmi dilantik sebagai Ketua Mabicab. Secara kolektif, jajaran Forkopimda Nias Selatan serta para Kepala Dinas dan pimpinan instansi lintas sektoral juga turut dilantik sebagai anggota Mabicab.
Kehadiran unsur pimpinan daerah dan lintas dinas ini menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap keberlanjutan Gerakan Pramuka di tingkat cabang.
Setelah pengukuhan Mabicab selesai, Ketua Mabicab Sokhiatulo Laia kemudian melantik Ir. Yusuf Nache, ST, MM sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Nias Selatan beserta jajaran pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK).
Sambutan Suasana di lokasi pelantikan semakin bergelora saat Ka Kwardasu naik ke podium untuk memberikan arahan. Mengawali sambutannya, Dr. Dikky Anugerah langsung membakar semangat para pengurus dengan meneriakkan yel-yel: “Kolaborasi Pramuka Sumatera Utara!” yang dijawab serentak dan lantang oleh seluruh hadirin: “Pramuka Kesatria!!”
Dalam amanatnya, Dr. Dikky menekankan bahwa pengurus Kwarcab memiliki peran sentral sebagai ujung tombak pembinaan. “Kakak-kakak adalah arsitek gerakan. Kwarcab bukan sekadar administrator organisasi, tetapi penentu kualitas pembinaan generasi muda di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Ka Kwardasu menekankan beberapa poin prioritas yang harus menjadi fokus pengurus baru, antara lain:
– Pembangunan Karakter: Memastikan Gugus Depan aktif dan pembina berkualitas untuk membentuk karakter disiplin dan tangguh.
– Aksi Nyata: Menjadi motor penggerak dalam bidang lingkungan hidup, bakti sosial, serta tanggap bencana.
– Benteng Moral: Bersinergi dengan Kepolisian dan pemerintah dalam pencegahan narkoba serta kenakalan remaja.
Menutup arahannya, Ka Kwardasu mengingatkan pentingnya keselarasan persepsi antara Kwarda dan Kwarcab. Beliau menegaskan bahwa kedua tingkatan ini ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.
“Soliditas dan kebersamaan kita akan menjadi potensi yang sangat diperhitungkan. Kwarda dan Kwarcab adalah support system yang tak terpisahkan,” ungkapnya.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Kwarda Sumatera Utara, yaitu Sekretaris Kwardasu Dr. Boby Indra Prayoga, S.Sos, M.Si, Wakil Ketua Bidang Orgakum Amri Fahrizal Nasution, SH, serta Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Aset dan Usaha, Disti Nuaridho, ST. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus Kwarda dengan jajaran Mabicab, Kwarcab, serta para Camat selaku Ka Mabiran se-Nias Selatan.
