Denpasar – Program Studi Perekam dan Informasi Kesehatan Universitas Dhyana Pura kembali menunjukkan gebrakannya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi digital. Kali ini, tim dosen universitas tersebut menginisiasi perancangan aplikasi untuk pemantauan tumbuh kembang anak di Piony Daycare yang berlokasi di Jalan Drupadi XI, Denpasar.
Kegiatan yang berlangsung sejak 28 Juli hingga Desember 2025 ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan langkah konkret menuju digitalisasi sistem pendokumentasian tumbuh kembang anak. Dengan adanya aplikasi ini, proses pencatatan tinggi badan, berat badan, hingga hasil pemeriksaan kesehatan kini bisa dilakukan secaradigital, aman, dan mudah diakses oleh orang tua.
“Sebelumnya semua data tumbuh kembang anak dicatat manual di formulir kertas. Sekarang semua bisa diakses lewat aplikasi, bahkan ditampilkan dalam bentuk grafik,” ujar Kadek Rahmitha Parta Dewi, pemilik Piony Daycare, yang menjadi mitra utama dalam kegiatan ini.
Tim pelaksana PKM terdiri dari Putu Okta Wijayanti, S.RM., MARS., I Wayan Widi Karsana, S.Kom., M.Kom., dan Ners. Rai Riska Resty Wasita, M.Kes. Mereka berkolaborasi lintas bidangmulai dari kesehatan, teknologi informasi, hingga keperawatan untuk menciptakan sistem yang benar-benar menjawab kebutuhan pengguna.
Solusi Digital untuk Orang Tua Profesional.
Mayoritas orang tua pengguna layanan Piony Daycare berasal dari kalangan profesional muda yang sudah akrab dengan teknologi digital. Hal ini membuat potensi penerapan aplikasi semakin besar. Para pengasuh dan staf daycare juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap sistem baru yang dinilai mampu mempercepat pekerjaan sekaligus meningkatkan layanan kepada orang tua.
Aplikasi yang dirancang dilengkapi berbagai fitur unggulan seperti:
1. Input data pertumbuhan anak (berat, tinggi, lingkar kepala, suhu tubuh);
2. Catatan pemeriksaan dokter atau psikolog;
3. Grafik perkembangan dan rekap bulanan;
4. Dashboard admin dan fitur unduh laporan PDF
5. Sistem keamanan berlapis dengan enkripsi data dan backup otomatis.
Pendampingan Bertahap dan Pendekatan Partisipatif.
Proses pengembangan dilakukan bertahap, mulai dari observasi kebutuhan, penyusunan desain sistem, pembuatan prototipe, hingga pelatihan penggunaan aplikasi. Tim juga menggunakan pendekatan partisipatif, melibatkan pihak daycare di setiap tahap agar sistem yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.
Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan perangkat digital di lokasi mitra. Untuk itu, tim PKM menyediakan perangkat pendukung serta modul panduan dan video tutorial agar pengguna bisa mengoperasikan aplikasi secara mandiri.
Langkah Menuju Integrasi Sistem Kesehatan Anak
Ke depan, Universitas Dhyana Pura berencana mengembangkan fitur tambahan seperti notifikasi otomatis melalui WhatsApp atau SMS, serta integrasi dengan aplikasi kesehatan pemerintah daerah. Program ini juga akan dilanjutkan dengan monitoring pasca-implementasi untuk memastikan sistem terus berjalan optimal.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Universitas Dhyana Pura dalam mendorong transformasi digital di sektor kesehatan dan pendidikan anak usia dini, khususnya pada layanan berbasis komunitas seperti daycare.
“Kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, psikolog, dan pengasuh adalah kunci lahirnya sistem pemantauan tumbuh kembang anak yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tegas tim PKM dalam keterangannya.
Dengan inovasi ini, Piony Daycare menjadi salah satu daycare perintis digital di Bali, sekaligus bukti nyata bagaimana perguruan tinggi dapat menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat melalui teknologi.
