Tabanan, Bali – Dalam upaya memperkuat daya saing desa wisata berbasis komunitas, tim dosen dan mahasiswa Universitas Dhyana Pura (Undhira) mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pelatihan Pembuatan Herbal Welcome Drink dan English for Hospitality” bagi anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, pada 26–27 September 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan produk unggulan berbasis bahan alami serta memperkuat kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks pelayanan wisata.
Melalui pelatihan ini, anggota Pokdarwis diharapkan mampu menciptakan pengalaman sambutan yang ramah dan berkesan bagi wisatawan yang berkunjung ke desa mereka.
Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi utama.
Sesi pertama berfokus pada praktik pembuatan herbal welcome drink menggunakan bahan-bahan lokal seperti serai, jahe, pandan, dan kayu manis yang tidak hanya memiliki cita rasa khas tetapi juga manfaat kesehatan.
Sesi kedua menitikberatkan pada English for Hospitality, di mana peserta belajar ekspresi dasar untuk menyambut tamu, menawarkan minuman, serta menjelaskan informasi wisata dalam bahasa Inggris melalui pendekatan simulatif dan interaktif.
Antusiasme peserta tampak tinggi selama kegiatan berlangsung. Para anggota Pokdarwis menilai pelatihan ini relevan dengan kebutuhan mereka untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta promosi pariwisata berbasis potensi lokal.
Selain menambah wawasan dan keterampilan baru, pelatihan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.
Program pengabdian ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Dhyana Pura melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan di Bali.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan menjadi model kemitraan yang berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.
