JaringanNews, Tapsel – Masih rendah nya kualitas dunia pendidikan di Provinsi Sumatera Utara menjadi salah perhatian khusus bagi sejumlah calon kepala daerah yang mengikuti pilkada serentak 2020.
Seperti di Kabupaten Tapanuli Selatan, Berdasarkan Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Selatan, masyarakat berusia 10 Tahun keatas yang bersekolah dan tidak bersekolah lagi sebesar 67, 9 persen.
Hal ini menunjukkan masih rendahnya pendidikan kepada masyarakat. Dan ini menunjukkan tidak meratanya pendidikan yang diperoleh masyarakat. Padahal pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah nya.
Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati nomor 01, H. Muhammad Yusuf Siregar dan Roby Agusman Harahap berkomitmen memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Hal itu disampaikan pasangan calon Bupati wakil Bupati nomor 01 dalam Debat Kandidat perdana KPU Tapsel di Arya Duta Hotel Medan, Kamis Sore (13/11), yang disiarkan secara langsung oleh Stasiun TVRI Sumatra Utara.
Menurut Cawabub 01 Roby Agusman Harapan, berdasarkan daftar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Tapanuli Selatan yakni sebesar 67,9% dengan lama bersekolah rata-rata 8,7 persen menunjukkan masih banyaknya masyarakat yang tidak sepenuhnya mengikuti wajib belajar 9 tahun.
“Kita lihat masih banyak pelajar-pelajar di Tapanuli Selatan yang putus sekolah di tengah jalan dengan berbagai persoalan salah satunya perekonomian masyarakat, dan ini yang menjadi masalah bagi kita di Kabupaten Tapanuli Selatan. Untuk itu kami pasangan nomor 01 jika terpilih menjadi kepala daerah berkomitmen untuk memperbaiki pendidikan dan menargetkan 70 persen masyarakat harus mengikuti wajib belajar 9 tahun. “Kata Roby Agusman Harahap.
Selain perbaikan sistem, meningkatkan inovasi dan kesejahteraan guru, untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Tapsel, Yusuf Siregar dan Roby Agusman akan memberikan beasiswa bagi pelajar yang kurang mampu dan pelajar yang berprestasi. (Gb)
