Tanah Karo

Bangun SPr ‘Cari’ WNA “YUAN YE”

JARINGANNEWS |BERASTAGI- PT. Yong Feng Food, Cab Berastagi dianggap terlalu sadis perlakukan anaknya bekerja tanpa upah. Timbul emosi, Bangun Silalahi, Spr, janji akan cari sampai dapat si Yuan Ye selaku Kepala PT. YFF Cab Berastagi, guna pembalasan setimpal, Selasa, (20/11/2018).

“Sudah satu harian saya mencari-cari si Yuang Ye itu, tapi tak kunjung ketemu. Saya mau uji sampai dimana kehebatan`nya. Yah, luar biasa sekali kawan itu bach, tega-teganya dia mempekerjakan anak saya tanpa upah dan terungkap lagi dia telah menipu gaji anak kita ini.

Ihhh, kelewat batas kawan ini yah, hebat betul bernama Yuan Ye PT. Impud itu. Buktinya dia hebat, PT. Yong Feng Food bisa berdiri di Simp. Desa Raya, Berastagi, di pinggir badan jalan nasional tanpa Plank dan merekrut pekerja dengan cara mafia,” tukas julukan Spr.

Tidak perduli saya peraturan perundang-undangan, ucapnya lagi. Kalau memang undang-undang itu diberlakukan kenapa bisa terjadi seperti ini, ungkap SPr kepada sejumlah wartawan, Selasa, (21/11/ 2018). Dikatakan, dirinya harus mencari Yuan Ye sampai ditemukan.

Spr juga membeberkan bahwa pihak Pemkab Karo ini, khususnya Dinas Ketenagakerjaan dan pihak Dinas Ketenagakerjaan Wilayah III Provinsi Sumut berkantor di Pematang Siantar, Bidang Pembinaan dan Pengawasan tidak ada yang beres dan dituding konspirasi.

“Saya tidak banyak permintaan, saya memperjelas mengapa Yuan Ye tidak memberikan gaji Andres anak saya bulan Oktober 2018, padahal dia full bekerja bahkan lembur. Saya tidak perlu lagi Undang- Undang Tenaga Kerja`nya itu, sama Bupati dan Disnaker saja itu dah.

Sudahlah itu jen (Maksudnya Sekjen di Lembaganya), minta tolong kamu saja yang mengurus terkait peraturan-peraturan tenaga-tenaga kerja itu, satupun tidak beres kulihat itu. Licik kali penjajah sang peliharaan pemerintahan itu,” ujar SPR sambil membawa kertas gambar Yuan Ye.

Namun, setelah Sekretaris di Lembaga`nya memberikan pemahaman lebih jauh dan detail, akhirnya kadar emosi Bangun S Spr turun secara perlahan. Setelah emosinya netral, beliau (SPR) memaparkan bahwa seluruh pejabat di karo sudah ditemui anaknya beserta rekan lainnya.

Dijelaskan, termasuk Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, Kadis Ketenagakerjaan Kabupaten Karo, Ir. Sarjani Tarigan, tapi semua nihil besar. Mereka seakan membiarkan anak-anak warga karo ini dijajah oleh lintah lintah darat dari luar negeri sana, ucapnya.

“Bahasa Indonesia sajapun belum paham si janggarleman itu, berbuat pulak dia disini. Memang 100 % sudah sadis sekarang ini yah. Bisa lintah darat bebas berbuat menghisap darah, putera daerah ini pulak yang lebih digasnya habis. Asli penjajah habis-habisan.

Issss, luar biasa sadis, tega sekali pejabat-pejabat bejat daerah ini menghisap darah buruh, busuk lah kau semua. Memang sudah mendarah daging lidah-lidah iblis itu bah. Tapi jangan silap dia semua, kudobrak nanti semua biar bocor semua kedoknya,” ujar SPR sambil mengusap air matanya.

Smentara, Kepala Cabang PT. Yong Feng Food Berastagi, Yuan Ye yang kurang pasif berbahasa Indonesia itu, sulit dikonfirmasi. Walaupun disapa melalui tim penerjemah, tidak ada respon dan memilih diam serta percaya diri bahwa dugaan sekongkolnya dengan unsur terkait sudah kekal. (WP-Kor- lsp/andy /randy s/aditya).

pasang iklan disini
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Baru update

To Top