Kisaran – Kecewa, hal itu disampaikan masyarakat terhadap Bank Rakyat Indonesia Cabang Kota Kisaran yang terkesan tidak profesional dalam melakukan pelayanan kepada nasabah.
Hal itu diungkapkan Rudi Aditya Gunawan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Asahan yang mengaku heran dengan kinerja Bank Usaha Milik Negara (BUMN) BRI yang terkesan bertele-tele dan menghambat masyarakat untuk menjadi nasabahnya.
Rudi menyebutkan, Senin 18 Juli 2022 sekitar pukul 14:00 Wib kedatangannya kekantor BRI Cabang Kota Kisaran, Jalan Wahidin, Kota Kisaran Kabupaten Asahan adalah untuk membuka rekening Bank BRI atas nama Partai Solidaritas Indonesia, namun aneh, dengan alasan yang tidak jelas ditolak.
“Awalnya saya datang dilayani oleh Customer Service untuk buka rekening baru dengan membawa semua dokumen sesuai syarat. namun anehnya tidak disetujui karena alasan NPWP yang saya bawa merupakan NPWP dari Kantor DPP PSI pusat. Mereka menyebutkan bahwa itu tidak berlaku di daerah, sehingga harus mengurus yang baru sesuai domisili. Dikarenakan pertanggungjawaban pajak sesuai daerah masing-masing. “Kata Rudi kepada wartawan.
Dengan kejadian itu, Rudi mengaku kecewa dengan pelayanan Perbankan Plat Merah milik pemerintah tersebut yang membuat alasan yang tidak masuk akal atau diduga mengada-ngada
“Aneh sekali, padahal NPWP sekarang kan sudah terintegritas menyeluruh dengan sistem online yang terkoneksi di seluruh Indonesia dan bisa di akses melalui aplikasi ataupun internet. Apalagi kami dari Partai Solidaritas Indonesia khususnya di Sumatera Utara dari 33 Kabupaten dan Kota masing-masing ketua DPD bisa semua dan baru di Kisaran ini BRI Cabangnya yang tidak bisa, kan luar biasa alias lain sendiri. Bagaimana BUMN terlebih Bank BRI mau menjadi perusahaan negara yang untung, kalau dari segi mental pelayanan saja mereka sudah membuat saya kecewa. “Ungkap Rudi dengan kecewa.