Medan – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026di wilayah Sumatera Utara berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala kelistrikan. Keandalan pasokan listrik tersebut didukung kesiapsiagaan 3.318 personel, ratusan posko siaga, peralatan pendukung, serta pola pengamanan berlapis di sejumlah lokasi prioritas.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan Dalam masa siaga Idul Adha 1447 H, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel (Personel gabungan PLN, personel tenaga alih daya dan mitra kerja). Kesiapsiagaan tersebut didukung 384 posko siaga, 135 genset, 55 UPS, 92 gardu bergerak, 22 truk crane, 164 mobil operasional, 225 motor operasional, serta material cadangan gangguan. Kesiapan kelistrikan pada hari besar keagamaan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Salat Iduladha di Sumatera Utara berjalan lancar tanpa kendala kelistrikan. Kami (PLN) memastikan kesiapan sistem dengan pengamanan berlapis dan personel di lokasi masjid dan lapangan tempat berlangsungnya ibadah,” ujar Mundhakir.
PLN juga melakukan pengamanan khusus terhadap 485 lokasi VVIP/VIP dan lokasi prioritas, meliputi masjid, bandara, stasiun kereta api, pelabuhan, pusat keramaian, kantor pemerintah daerah, serta titik kegiatan masyarakat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 354 masjid menjadi lokasi pengamanan kelistrikan, termasuk Masjid Agung, Masjid Raya, dan Masjid Al-Jihad sebagai titik pelaksanaan kegiatan dengan perhatian khusus.
Mundhakir menjelaskan, pengamanan kelistrikan dilakukan melalui skema berlapis sesuai tingkat prioritas lokasi. Untuk lokasi tertentu, PLN menyiapkan pasokan dari dua penyulang, dukungan gardu induk berbeda, automatic change over, UPS, genset, personel siaga di lokasi, serta tim mobile.
“Kami telah melakukan langkah preventif sejak awal melalui inspeksi jaringan, pengecekan gardu, koordinasi dengan pengurus masjid dan stakeholder terkait, hingga pengujian peralatan pendukung. Prinsipnya, pelayanan kelistrikan pada momen Idul Adha harus disiapkan secara matang, terukur, dan responsif,” tambah Mundhakir.
Dari sisi sistem kelistrikan, pasokan listrik di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman. Sementara itu, untuk Sistem Isolated Nias, juga aman dengan cadangan pasokan Listrik sekitar 21 MW. Selain menjaga keandalan listrik untuk kegiatan ibadah, PLN UID Sumatera Utara turut mendukung ekosistem kendaraan listrik melalui kesiapan 138 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 106 lokasi yang tersebar di Sumatera Utara. Kehadiran SPKLU ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi nasional.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN yang tetap bertugas di hari raya demi menjaga kenyamanan masyarakat. Terima kasih juga kepada pemerintah daerah, pengurus masjid, pemangku kepentingan, dan pelanggan yang telah mendukung kelancaran layanan kelistrikan. PLN akan terus hadir untuk memberikan layanan terbaik bagi Masyarakat,” tutup Mundhakir.
Melalui kesiapsiagaan tersebut, PLN UID Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik, mendukung kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, serta memperkuat peran PLN dalam menghadirkan energi yang aman, andal, bersih, dan berkelanjutan bagi Indonesia.